Permohonan untuk penyambungan turbin angin ke jaringan listrik perlu diproses sesuai dengan peraturan dan prosedur industri tenaga listrik, yang biasanya melibatkan prosedur dan langkah-langkah utama berikut:
1. Persiapan awal dan peninjauan kualifikasi
1. Persetujuan/pengajuan proyek
-Dapatkan persetujuan proyek/dokumen pengajuan dari komisi pembangunan dan reformasi lokal atau biro energi.
2. Perencanaan koneksi jaringan listrik
-Mengirimkan informasi proyek ke perusahaan jaringan listrik lokal (State Grid, Southern Power Grid, dll.) untuk konsultasi rencana akses awal.
3. Penilaian kelayakan teknis
-Percayakan kepada lembaga yang berkualifikasi untuk menyiapkan "Laporan Desain Sistem Akses Pembangkit Listrik Tenaga Angin" dan mengevaluasi kapasitas tampung jaringan listrik.
2. Aplikasi dan peninjauan formal
4. Ajukan permohonan sambungan jaringan listrik
-Mengajukan permohonan sambungan jaringan listrik secara tertulis kepada perusahaan jaringan listrik setempat, disertai dengan dokumen persetujuan proyek, izin usaha perusahaan, informasi teknis turbin angin, dll.
5. Persetujuan skema sistem akses
-Setelah ditinjau oleh perusahaan jaringan listrik, akan diterbitkan "Tanggapan terhadap Rencana Sistem Akses Pembangkit Listrik Tenaga Angin", yang merinci titik akses, tingkat tegangan, kapasitas, dan lain-lain.
6. Tandatangani perjanjian sambungan jaringan listrik.
-Kedua belah pihak menandatangani dokumen hukum seperti Perjanjian Pengiriman Jaringan dan Kontrak Pembelian dan Penjualan Listrik.
3. Konstruksi dan penerimaan teknik
7. Mendukung pembangunan jaringan listrik
-Membangun fasilitas yang terhubung ke jaringan listrik seperti stasiun penguat dan saluran transmisi sesuai kebutuhan.
8. Debugging dan pengujian peralatan
-Turbin angin perlu lulus uji kinerja jaringan yang dipersyaratkan oleh jaringan listrik, seperti kemampuan bertahan terhadap tegangan rendah, kualitas daya, dll.
9. Mulai inspeksi penerimaan
-Mengajukan permohonan penerimaan ke jaringan listrik, melakukan inspeksi di lokasi, dan menerbitkan 'Opini Penerimaan Sambungan Jaringan'.
4. Koneksi dan pengoperasian jaringan listrik formal
10. Pengiriman yang terhubung dengan jaringan
-Setelah melewati inspeksi penerimaan, perusahaan jaringan listrik mengatur penjadwalan koneksi jaringan dan turbin angin secara resmi dioperasikan.
11. Manajemen tindak lanjut
-Mematuhi instruksi pengiriman jaringan listrik, secara teratur mengirimkan data operasional, berpartisipasi dalam transaksi pasar listrik, dll.
Tindakan pencegahan utama
-Perbedaan kebijakan: Proses spesifik di setiap provinsi mungkin disesuaikan, dan perlu untuk berkomunikasi dengan otoritas pengatur energi lokal dan perusahaan jaringan listrik terlebih dahulu.
-Standar teknis: Kinerja turbin angin harus sesuai dengan standar nasional "Peraturan Teknis untuk Akses Pembangkit Listrik Tenaga Angin ke Sistem Tenaga Listrik" (GB/T 19963).
-Persyaratan batas waktu: Permohonan sambungan jaringan listrik harus diajukan sebelum proyek dimulai, dan seluruh proses dapat memakan waktu beberapa bulan.
Disarankan untuk langsung menghubungi layanan pelanggan perusahaan jaringan listrik di lokasi proyek (seperti State Grid 95598) atau loket layanan sambungan jaringan energi baru untuk mendapatkan panduan lokal terbaru.